Nasional

Buronan FBI, Ditreskrimsus Polda Metro Jaya Tangkap WNA Pelaku Pedofilia Anak

Akibat perbuatannya pelaku akan dijerat dengan Pasal 76D Jo Pasal 81 UU nomor 35 tahun 2014

Barometernews,Jakarta – Russ Albert Medlin, buronan Biro Investigasi Federal ((Federal Bureau of Investigation/FBI) Amerika Serikat berhasil ditangkap Penyidik Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya.

Medlin dicari FBI lantaran terlibat kasus penipuan investasi Bitcoin (mata uang virtual) yang menimbulkan kerugian hingga hampir Rp11 triliun.

Dalam keterangan persnya Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus bersama Dir Reskrimsus Kombes Roma Hutajulu mengatakan, penangkapan Russ Medlin berawal dari laporan masyarakat yang merasa resah terkait adanya dugaan anak dibawah umur keluar masuk dari kediaman tersangka di Jalan Brawijaya, Kebayoran, Jakarta Selatan.

“Dari laporan tersebut, dalam beberapa bulan ini, banyak anak perempuan dibawah umur keluar masuk ke rumah (tersangka) itu,” kata Yusri di Mapolda Metro Jaya, Selasa (16/06/2020).

Kepolisian kemudian melakukan penyelidikan, disana petugas mendapati tiga anak dibawah umur berusia antara 14 sampai 16 tahun, yang mengaku telah melayani seksual seorang warga negara asing di rumah itu.

“Tim lalu melakukan penggerebekan di rumah itu Minggu (14/6), dan menangkap yang bersangkutan atas dugaan tindak pidana persetubuhan dengan anak di bawah umur sesuai UU Perlindungan Anak,” kata Yusri.

Pelaku Russ medlin kemudian diamankan ke Mapolda Metro Jaya untuk penyelidikan lebih lanjut, dari hasil pemeriksaan, petugas mendapatkan informasi bahwa yang bersangkutan adalah buronan FBI.

“Setelah di dalami, kami (kepolisian) dapati bahwa dari red notice Interpol, yang bersangkutan adalah buronan FBI kasus penipuan saham Bitcoin,” ungkap Yusri.

Sementara itu Yusri menjelaskan, pihaknya hanya mendalami kasus dugaan pedofilia yang dilakukan Medlin.

“Selama 3 bulan terakhir. Pelaku RAM melakukan praktek pedofilia terhadap puluhan anak perempuan dibawah umur,” kata Yusri.

“Anak-anak tersebut didapat pelaku melalui seorang mucikari, yang saat ini masih buron. Kami masih memburunya,” pungkasnya.

Dari hasil penyelidikan dan kordinasi dengan interpol, diketahui bahwa Russ Medlin adalah residivis kasus pedofilia di Amerika Serikat. Dan Ia pernah dihukum atas kasus pedofilia pada tahun 2004, 2006 dan tahun 2008.

“Jadi yang bersangkutan diduga adalah pedofilia, dan juga buronan FBI kasus penipuan saham investasi bitcoin. Korbannya di Amerika Serikat ada ratusan dan kerugian para korban totalnya mencapai sekitar Rp 10,8 Triliun,” tandas Yusri.

Akibat perbuatannya pelaku akan dijerat dengan Pasal 76D Jo Pasal 81 UU nomor 35 tahun 2014 tentang perlindungan anak dibawah umur dengan ancaman pidananya di atas lima tahun penjara. (Bin)

Show More

Related Articles

Leave a Reply

Back to top button
Close
Close