Nasional

Hari Pertama Operasi Zebra, Polisi Jakarta Barat Jaring 613 Pelanggar Lalulintas

Barometernews, Jakarta – Pada hari pertama penindakan Operasi Zebra 2020 di Jakarta Barat, Senin kemarin tercatat ada 613 pelanggar yang terjaring petugas, Namun, tak semua pelanggar diberikan sanksi tilang.

Sebagian besar Pemodalan pada haru pertama operasi Zebra di Jakarta Barat, polisi memberikan tindakan preemtif dan preventif kepada pengendara berupa imbauan, dan juga peneguran protokol kesehatan

Kasat Lantas Wilayah Jakarta Barat, Kompol Purwanta menjelakskan berdasarkan data, dari 613 pelanggar yang terjaring, sebanyak 410 diantaranya diberikan teguran

“Sedangkan yang ditindak (tilang) ada 203 pengendara. Rinciannya 87 ditilang SIM dan 116 ditilang STNK,” ujar Purwanta dikonfirmasi. (Selasa 27/10).

Purwanta mengatakan sebagian besar para pengendara yang ditilang lakukan pelanggaran berupa melawan arus lalulintas serta tidak menggunakan protokol keselamatan seperti helm dan Lampu kendaraan yang mati, dan beberapa sepeda motor dengan kenalpot bising.

“Paling banyak melawan arus ada 86 pelanggar, kemudian tak pakai helm SNI dan memodifikasi knalpot masing-masing 19 pelanggaran serta ada yang berhenti melewati marka jalan,” ujarnya.

Secara garis besar, pelanggar di hari pertama Operasi Zebra 2020 menurun dibanding hari pertama Operasi Zebra 2019.

Pada hari pertama Operasi Zebra 2019 lalu ada 862 pelanggar dengan rincian 712 ditilang dan 150 diberi teguran.

Operasi Zebra 2020 bakal digelar selama dua pekan mulai hari ini hingga 8 November 2020 mendatang.

Adapun sasarannya selain pelanggar lalu lintas juga untuk mengecek protokol kesehatan lantaran saat ini masih Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Jakarta.

Karenanya, Operasi Zebra 2020 dibarengi dengan Operasi Yustisi yang melibatkan TNI, Satpol PP dan Dishub. (Tito)

Show More

Related Articles

Leave a Reply

Back to top button
Close
Close