LSM Penjara Ingatkan Anggota Baru DPRD Depok, Konsisten Sebagai Wakil Rakyat

dewan yang dilantik harus betul-betul bisa memperjuangkan kepentingan rakyat Depok

Barometernews, Depok – Sebanyak 50 anggota baru DPRD Kota Depok pada hari ini dilantik di Gedung DPRD kota Depok. Selasa (03/9/2019).

Merekapun resmi menyandang status sebagai anggota DPRD Kota Depok atau wakil rakyat. Hadir dalam pelantikan tersebut sejumlah muspida juga  pejabat dan juga mantan pejabat.

Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Pemantau Kinerja Aparatur Negara (PENJARA)  berharap, pelantikan anggota baru DPRD Depok periode 2019-2024 yang  dilangsungkan hari ini menjadi tonggak sejarah kemajuan kota Depok di Provinsi Jabar. Pasalnya, melihat dinamika yang ada begitu besar harapan warga Depok yang ditumpangkan dipundak Legislator terpilih ini.

“Masyarakat Depok mempunyai asa yang tinggi terhadap anggota DPRD terpilih saat ini. Mereka berharap anggota dewan ini dapat memperjuangkan kepentingan rakyat, bukan sekadar anggota dewan dewan stempel,” kata Rudolf  Ketua DPC  LSM PENJARA Kota Depok , dalam siaran persnya di sekretariat jalan Margonda, Senin (3/9/2019).

Menurut dia, dewan yang dilantik harus betul-betul bisa memperjuangkan kepentingan rakyat Depok. Seperti mengawasi jalannya pemerintahan oleh eksekutif, apakah sudah sesuai dalam melaksanakan program yang direncanakan bersama, dimana fungsi controlling anggota DPRD ini bisa lebih di asah.

Rudolf mengingatkan saat ini wewenang DPRD itu sangat besar menentukan nasib rakyat di setiap daerah. Dia pun menceritakan tentang buruknya kinerja DPRD periode lalu, meskipun banyak yang masih bertahan.

Secara khusus ia menyorot anggota DPRD Kota Depok yang merupakan wajah baru. Wajah baru ini diharapkan menjadi spirit baru Kota Depok dengan etos kerja dan semangat tinggi guna membangun wilayah Depok.

“Kami  berharap wajah baru tidak memiliki penyakit yang sama dengan yang lama,, malas ngantor, suka study tour, hanya dewan stempel, mengkhianati janji janji saat kampanye dan kerjanya main proyek,”imbuh Ketua DPC.

Sementara itu, Sekjen DPP LSM PENJARA, Tonny Supriadi berharap dewan dapat memperjuangkan kepentingan rakyat Depok. Selain mengawasi  jalannya pemerintahan eksekutif, apakah sudah sesuai melaksanakan program yang direncanakan bersama.

“Itukan kontrol seperti itu dia. Itu wajib dilakukan. Sekarang ini kewenangan DPRD sangat besar. Tidak seperti dulu,” ujarnya.

“Dulu, saat zaman orde baru, dewan hanya tukang stempel. Tonny mengalami periode pertama DPRD Kota Depok,”imbuhnya.

“Ujung orde baru saya ngalamin. Terus awal reformasi saya ngalamin. Saya mengalamin pemerintahan yang berbeda. Kalau dulu kekuatan dewan tukang stempel, dan sekarang punya kewenangan yang sangat besar,” pungkasnya. (Bin)

Show More

Related Articles

Leave a Reply

Back to top button
Close
Close