Kabupaten Bogor

Pemkab Bogor Dukung Penuh Pembangunan Underpass Bojong Gede

Pembangunan Flyover atau Underpass tersebut sangat dibutuhkan oleh masyarakat. Hal itu dikarenakan, perlintasan kereta api tersebut kerap menyebabkan kemacetan dan sering menimbulkan kecelakaan hingga mengakibatkan korban meninggal dunia.

barometernews.net, Kab. Bogor – Sekretaris Daerah Kabupaten Bogor Burhanudin bersama Direktur Sarana dan Prasarana BPTJ, melakukan cek lokasi rencana pembangunan flyover atau underpass di pintu perlintasan Lapangan Siaga Bojong Gede, Kamis (25/7). Turut menemani Kadishub Ade Yana, Kadis PUPR Soebiantoro dan Muspika Bojong Gede.

Menurut Burhan, pembangunan Flyover atau Underpass tersebut sangat dibutuhkan oleh masyarakat. Hal itu dikarenakan, perlintasan kereta api tersebut kerap menyebabkan kemacetan dan sering menimbulkan kecelakaan hingga mengakibatkan korban meninggal dunia.

“Pemerintah Kabupaten Bogor sangat mendukung rencana pembangunan ini, sudah banyak korban meninggal akibat tertabrak di perlintasan tersebut. Ditambah kemacetan yang luar biasa di jam-jam padat ketika kereta lewat. Kita harapkan pembangunan ini merupakan solusi atas keluhan masayrakat Kecamatan Bojong Gde yang melintasi pintu perlintasan tersebut,” ujar Burhan.

Burhan juga menambahkan, untuk mendukung pembangunan tersebut, Pemerintah Kabupaten Bogor akan menyiapkan anggaran untuk membebaskan lahan di sekitar pembangunan fly over atau underpass tersebut.

“Karena domain pembangunan ada di Kemenhub, maka Pemkab Bogor akan membebaskan lahan yang di butuhkan dalam pembangunan tersebut, berapanya tergantung dari uji kelayakan (Feasibility Study) dan pembuatan perencanaan fisik (Detail Engineering Design) terlebih dahulu baru kita bisa tahu kebutuhan lahannya,” tambah Burhan.

Sementara itu, Direktur Sarana dan Prasarana BPTJ Edi Nursalam mengatakan, setelah meninjau lokasi pembangunan, dirinya beserta jajaran BPTJ dan Kemenhub akan membuat FS atau kajian dengan beberapa pertimbangan seperti lahan, arus lalu lintas, dampak lingkungannya dari resiko banjir, dan biaya pembangunan underpass atau flyover tersebut.

“Tentunya BPTJ mengapresiasi langkah Pemkab Bogor yang mendukung rencana pembangunan ini, selanjutnya kita akan melakukan kajian kemudian dilanjutkan membuat DED untuk dilelang oleh Kementerian Perhubungan. Kita akan kejar agar bulan November tahun 2019 ini sudah dilelang lalu proyek ini bisa langsung dikerjakan pada bulan Januari tahun 2020,” terang Edi. (Bin)

Show More

Related Articles

Leave a Reply

Back to top button
Close
Close