Nasional

Polda Metro : Kendaraan Bermotor Masuk Jalur Sepeda Di Denda Rp.500 Ribu

Barometernews, Jakarta – Dirlantas Polda Metro Jaya Kombespol Sambodo mengatakan pihaknya akan memberikan sanksi khusus bagi para pengendara kendaraan motor yang kedapatan masuk jakur sepeda yang dis Edi akan untuk car Free Day, tidak main main, denda sebesar Rp 500 Ribu atau ata penahanan kendaraan selama 2 bulan harus di terima untuk pelanggar ketentuan tersebut.

“Bagi pengendara kendaraan selain sepeda misal motor, mobil yg masuk jalur sepeda. Itu ada pelanggaran pasal 287 ayat 1 ttg pelanggaran rambu dan marka,Itu denda 500rb atau kurungan 2 bulan bagi kendaraan yg masum jalur sepeda.” ujar Sambodo saat di konfirmasi, Minggu (21/6/2020).

Dalam hal ini!, Sambodo menjelaskan telah menyediakan jalur khusus sepera dalam waktu tertentu saat car Free Day bagi masyarakat yang ingin berolah raga bersepeda,

Hal serupa juga di kenakan bagi oara pesepesa yang keluar dari jakur khusus dan berjalan di jakur kendaraan umum, denda Rp 100 ribu, atau penahanan sepeda selama 15 hari, sudah menunggu bagi pelanggar.

“Tapi kalau ada sepeda yang tidak di jalurnya, itu denda 100rb, atau sepeda di tahan selama 15 hari” ujarnya.

Dalam pemantauan dan penyediaan jalur sepeda, Sambodo mengatakan Polda Metro Jaya bekerja sama dengan Dinas perhubungan DKI, yang mana halus khusus sepeda di sediakan dari Jalan Sudirman Thamrin, Bunderan Senayan hingga Istana MeredekaZ

“Maupun ke arah selatan itu ada yg namanya pop up bike line (jalur khusus sepeda) Jam operasinya kita batasi untuk hari minggu di CFD itu dari jam 4 sore – 7 malem.” ujarnya.

Dalam hal ini, Sambodo menyatakan pihaknya sengaja untuk memisahkan jalur antara kendaraan bermotor dengan para pese-pese, guna menghindari kecelakaan yang mungkin bisa terjadi, pasalnya kecepatan laku sepeda dengan kendaraan bermotor sangat berbeda jauh.

“Ini kita batasi dengan traffic cone, dan ada petunjuk arah juga. Diharap pekerja termausk yang olahraga menggunakan jalur tersebut sehingga jalur sebelahnya tidak terjadi mix traffic, yaitu ada yang main sepeda ada yg naik motor itu sangat berbahaya, kecelakaan lalin.” ujarnya.

Disisi lain, Sambodo menjelaskan untuk pengadaan car Free Day bagi warga Jakarta yang ingin berolah raga, tergantung dari keputusan Gubernur DKI Jakarta, pihak Polda Metro Jaya hanya sebagai pengawalan keamanan dan ketertiban yang ada di lapangan.

“Keputusan itu ada di gubernur. Kalau memang pemda DKI masih dibuka maka kita akan amankan, kalau hanya sekali ini saja tentu kita akan amankan juga, tidak ada lagi” pungkasnya. (Tito)

Show More

Related Articles

Leave a Reply

Back to top button
Close
Close