Seputar Depok

Program Sertifikat Tanah Gratis Di Harjamukti Cimanggis Di Pungli Gede-Gedean

Pemerintah pusat melalui kementrian Agraria dan Tata ruang sedang gencarnya menggenjot program sertifikat tanah gratis untuk rakyat,atau lebih dikenal dengan nama PTSL. Senin (16/9).

Program unggulan presiden Jokowi dalam mencanangkan 5 juta serifikat gratis di tahun 2019 ini tersebar di seluruh wilayah Indonesia. Pelaksanaan di daerah di pegang oleh Kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) dimasing masing Kab/kota seluruh indonesia.

Untuk dikota Depok,  Program PTSL sudah bergulir dari tahun lalu, dan untuk tahun ini dilanjutkan kembali di beberapa kelurahan dikota Depok. Masyarakat yang tanahnya belum bersertifikat diberikan kesempatan untuk membuat sertifikat secara Gratis dan di biayai oleh APBN. Warga hanya dikenakan biaya 150 ribu untuk membeli materai dan administrasi.

Seorang warga yang enggan disebut namanya mengatakan, untuk di kelurahan Harjamukti kec.Cimanggis kota Depok diduga terjadi pungli yang cukup besar.warga dimintain anggaran Rp.800.000 – 2.000.000 perbidang bahkan ada yang diminta lebih dari 2 juta rupiah. Ujar seorang warga yang enggan disebut namanya.

“Saya aja diminta Rp.1.300.000,- dan tetangga saya ada yang diminta 2 juta” ujar warga tsb.

“Awalnya sih saya hanya diminta 500 ribu. Tapi kemudian diminta lagi 800 jadi total 1,3 juta. Eh sekarang saya diminta lagi,jadi pusing saya.kok biayanya membengkak,padahal ini kan program nasional ya,dan yang saya tau kan gratis” ujarnya lagi kepada Barometernews.

Sementara itu Koordinator Relawan Tanah untuk Rakyat (RETUR) Pardong ketika dimintai pendapatnya terkait masalah PTSL ini mengatakan bahwa pembuatan Sertifikat gratis harus kita dukung dan kita awasi bersama.

“Jangan sampai ada oknum-oknum tak bertanggung jawab memanfatkan program ini untuk kepentingan pribadi. Kalo memang di Harjamukti ada cerita seperti itu kami akan melakukan investigasi. Jika memang ada ada pungli akan kami Laporkan ke pihak yang berwajib. Rakyat kecil jangan dicekik lehernya dengan pungutan-pungutan yang tak jelasm justru rakyat kecil harus kita bantu,”pungkas pardong. (Bin) 

Show More

Related Articles

Leave a Reply

Back to top button
Close
Close