Kriminal

Raup Ratusan Juta, Tiga Spesialis Ganjal ATM Ditangkap Polres Jakbar

Barometernews, Jakarta – Satuan reserse kriminal Polres Metro Jakarta Barat meringkus tiga orang spesialis pengganjal kartu ATM dengan masing masing inisial AS, MD dan JL, yang beraksi di Jakarta dalam setengah tahun terakhir, 20 kartu ATM dati berbagai nasabah diamankan polisi dari tangan tiga tersangka, para pelaku diketahui telah raup untung ratusan juta selama beraksi.

Kapolres Metro Jakarta Barat Kombespol Audie Latiheru mengatakan modus para pelaku dengan memilih lokasi mesin ATM yang tidak di jaga di berbagai wilayah Jakarta.

Para pelaku beraksi dengan modus mengganjal ATM menggunakan tusuk gigi, satu pelaku beraksi dengan memastikan tusuk gigi ke dalam lubang masuk kartu si mesin ATM.

“Kemudian dia pelaku lainnya beraksi dengan mengintip PIN kartu ATM korban, kemudian satu orang lagi beraksi dengan menanyakan apa masalah yang di derita korban, sehingga membuat korban grogi, mendesak agar korban merasa tidak nyaman” ujar Audie saat rilis kasus di Mapolres Metro Jakarta Barat, Rabu (15/7).

Dikatakan Audie, dua pelaku yang ada di belakang korban saat mengambil uang menawarkan bantuan say korban kesulitan memadukan kartu.

“Pada saat itu kah belaku kemudian dengan tekniknya menukar kartu ATm korban dengan kartu yang lain” ujarnya.

Setelah mendapatkan kartu ATM korban, para pelaku kemudian pergi ke mesin ATM lain dan menguras semua uang yang ada di dalam ATM korban.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat, Kompol Teuku Arsya Khadafi mengatakan pengungkapan kasus ini berawal dari laporan korban yang ATMnya terkuras habis, tidak butuh waktu lama polisi berhasil tangkap para pelaku.

“Tiga pelaku ini telah beraksi di sekitar Jakarta, jadi bukan di Jakarta Barat saja, para pelaku ini memanfaatkan kepanikan korbannya dengan terus berdiri di belakang korban yang sedang mengambil uang di ATM” ujarnya.

Hingga kini, para pelaku sudah diamankan si Mapolres Metro Jakarta Barat guna menjalani proses hukum yang berlaku, para pelaku dikenakan pasal 363 KUHP dengan cuman hukuman 7 tahun penjara. (Tito)

Show More

Related Articles

Leave a Reply

Back to top button
Close
Close