Nasional

Satpas SIM Daanmogot, Pastikan Protokol Kesehatan Dijalankan Pada Layanan SIM, Selama Pandemi

Barometernews, Jakarta – Satpas SIM Daan Mogot melakukan sidak inspeksi dengan menegur dan memberikan masker kepada para pengunjung yang ingin melakukan pengurusan SIM, Selasa (18/8)

Kasie SIM Subdit Regident Ditlantas Polda Metro Jaya Kompol Lalu Hendwin Hanggara mengatakan sidak masker tersebut dilakukan guna memastikan protokol kesehatan tetap dijalankan secara ketat pada layanan pengurusan dan pembuatan surat izin mengemudi (SIM) di lingkungannya.

“Dalam kesempatan ini memberikan imbauan, dan mengatur masyarakat yang memang sedang menunggu, untuk tetap menjaga jarak dan mengikuti ptorokol kesehatan dengan baik,” ujar Hedwin.

Hedwin mengatakan pengunjung seringkali ditemukan petugas, belum tertib menerapkan protokol kesehatan seperti lupa memakai masker, tidak membawanya sama sekali. Bahkan menggunakan masker, namun tidak sebagaimana mestinya.

Untuk itu, Hedwin beserta jajarannya merasa sidak rutin protokol kesehatan harus senantiasa berjalan dalam tiap harinya, demi pelayanan yang nyaman dan aman dari penularan Covid-19 yang saat ini masih pandemi di Jakarta.

Hendwin melanjutkan, sementara untuk Layanan kepengurusan SIM, esemakin diperketat untuk para pengunjung yang aja masuk dalam lingkungan Satpas SIM, mulai dari awal pemeriksaan suhu tubuh, pemberian cairan pembersih tangan, hingga penyemprotan disinfektan pada lingkungan pelayanan SIM.

Untuk itu para pengunjung yang aja melakukan pengurusan SIM diwajibkan mencuci tangan, kemudian masuk ke bilik disinfektan, dan mengukur suhu tubuh. Apabila suhu tubuh di bawah 37,8 derajat Celsius, diperbolehkan masuk.

Di area dalam, diberi sekat antar masyarakat dan petugas. Saat menunggu antre pun sudah diterapkan aturan jaga jarak, baik itu tempat duduk maupun lokasi antrean saat berdiri.

Kemudian pada saat ujian teori, kapasitas juga sudah diubah jadi 50 persen agar tercipta jarak diantara pemohon SIM.

Untuk pada pelaksanaan foto dan sidik jari, petugas menyiapkan cairan pembersih tangan, tiss, dan penyekat.

“Pada uji praktek, kami udah pakai sistem e-drives sehingga tidak ada pertemuan antara penguji dan yang diuji. Kendaraan pun yang dipakai sudah dilakukan pembersihan dengan cairan disinfektan secara rutin tiap harinya minimal tiga kali,” ujar Hedwin.

Sementara dalam PSBB ke empat, pendaftar SIM baru saat ini tidak terlalu banyak, dan fasilitasnya tercukupi.

Namun sempat ada lonjakan pemohon perpanjangan SIM, terutama pada bulan April, dan pada Agustus telah kembali normal.

Hendwin mengatakan Ketatnya protokol kesehatan di lingkungan Satpas SIM menjamin masyarakat tetap sehat dan tidak khawatir tertular Covid-19 selama pelayanan berlangsung.

“Alhamdulilah untuk masyatakat yang masuk ke dalam enggak ada yang tertular, karena memang di awal sudah dilakukan tes kesehatan, Anggota Satpas pun sampai hari ini enggak ada yang tertular”tutupnya (Tito)

Show More

Related Articles

Leave a Reply

Back to top button
Close
Close