Seputar Depok

Suganda Polisikan Zaenudin

DEPOK (barometernews) – Camat Limo Zaenudin dilaporkan Suganda (55) ke polisi terkait dugaan perusakan drum berisikan benton yang dijadikan pembatas lahan yang berada di depan kantor Kecamatan Limo. Minggu (26/5).

Suganda mengaku merasa di zolimi karena lahan miliknya seluas 345 meter diserobot pemerintah untuk dijadikan jalan akses masuk ke Kecamatan Limo.

“Pemerintah tidak ada itikad baik. Ini tanah saya berdasarkan Sertifikat Hak Milik (SHM) atas nama ayah saya, Joyo. Silahkan cek Badan Pertanahan Nasional (BPN),” tegas Suganda.

Dia mengaku sudah melaporkan  Zaenudin dan Kawan-kawan sebagai pelaku pengrusakan ke Polda Metrojaya jum’at malam (24/5) yang tercatat dalam laporan Nomor LP/3240/V/2019/PMJ/Ditriskrum. Pelaporan tersebut dilakukan atas dasar pengrusakan.

“Kami tidak tahu harus berbuat apa lagi. Terkait pengrusakan yang dilakukan camat Limo, kami tempuh ke Jalur hukum,”ucapnya.

Pihaknya mengaku akan terus meminta keadilan, lantaran tanah yang diserobot kecamatan merupakan tanah milik Pribadinya.

“Kalau mau ya tinggal diganti rugi, atau memilih jalan lain,”tutur Suganda.

“Tahun lalu, waktu komunikasi sama ibu Nina (Kepala Badan Keuangan Daerah Kota Depok, Nina Suzana-red) dia malah minta lahan saya dihibahkan saja. Lalu saya bilang, kalau begitu tanah bu Nina hibahkan saja ke saya, dia diam saja,”ungkapnya.

Seperti yang sudah diberitakan sebelumnya, sejak April 2018 drum berisi coran menutup akses jalan menuju Kantor Kecamatan Limo.

Pembongkaran tersebut terealisasi atas inisiasi dan dorongan dari masyarakat serta tokoh masyarakat Limo dibantu anggota Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Depok.

Camat Limo, Zaenudin mengatakan, pemblokiran jalan ini sangat mengganggu akses warga yang hendak berkunjung ke kantor kecamatan. Imbasnya alur pelayanan pun juga terhambat.

“Pembongkaran pagar ini atas dorongan dari masyarakat dan tokoh masyarakat Limo serta Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Depok. Hal ini kami lakukan karena penutupan portal sangat mengganggu pelayanan di Kecamatan Limo, “pungkas Zaenudin. (bin)

Show More

Related Articles

Leave a Reply

Back to top button
Close
Close