Nasional

Terkait Sanksi Dan Denda Pelanggar PSBB di Jakarta, Kapolda Metro Jaya Akan Berkoordinasi Dengan Gubernur DKI

Barometernews, Jakarta – Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan mengeluarkan peraturan baru kepada pelanggar Pemebatasan Sosial Bersakal Besar (PSBB) Nomor 41 Tahun 2020 tentang pengenaan sanksi di Jakarta.

Dalam peraturan itu para pengendara dikenakan sanksi denda mulai dari Rp, 100 ribu hingga Rp, 500 ribu.

Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Nana Sudjana menjelaskan, peraturan yang dikeluarkan oleh Gubernur DKI masih terbilang baru dan perlu adanya koordinasi.

“Ya kita tentunya akan melakukan koordinasi kembali dengan Pak Gubernur dengan Pangdam maupun Forkopimda,” ujar Kapolda ditemui di Kedoya Jakarta Barat, Selasa (12/5/2020).

Sebelum memberikan sanksi berupa denda kepada pengendara yang melanggar Pembatasan Sosial Bersakal Besar (PSBB), pihaknya akan sosialisasikan terlebih dahulu kepada masyarakat.

“Jadi sifatnya akan bertahap juga aturan ini. Tetap kita akan mengedapnkan upaya-upaya humanis persuasif, kemudian pelayanan tapi kepada (pelanggar) yang ngeyel, baru akan kita kenakan (sanksi),” ujarnya.

Jenderal Bintang Dua ini menambahkan, pihaknya sudah melakukan penindaka dengan cara memutarbalikan kendaraan yang melanggar PSBB atau pelarangan mudik lebaran di lokasi chek point.

“Makanya dalam hal ini kita melakukan upaya-upaya sifatnya teguran dan sanksi. Tapi sanksi-sanksi yang selama ini kita lakukan misalnya putar balik dan sifatnya kita lebih mengedepankan pelayanan kepada masyarakat,” ujarnya. (Tito)

Show More

Related Articles

Leave a Reply

Back to top button
Close
Close